Home / Berita Umum / Plt Walikota Pasuruan Digugat Oleh ASN Pemkot

Plt Walikota Pasuruan Digugat Oleh ASN Pemkot

Plt Walikota Pasuruan Digugat Oleh ASN Pemkot – ASN Pemkot Pasuruan tuntut Plt Wali Kota. Kepala Seksi Tempat serta Prasarana Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan, Khusnul Khotimah, mengakui berubah menjadi korban proses mutasi yg dipandang menyimpang peraturan serta sarat kebutuhan politik.

Dia rasakan dirugikan sampai pilih melayangkan surat keberatan serta siap bawa perkara itu ke ranah hukum.

” Saya sesungguhnya tidak masalah dengan tempat jabatan, sebab ASN harus siap di letakkan dimana saja. Namun ini soal keadilan serta tata urus organisasi. Proses ini saya menempuh biar tidak ada Khusnul-Khusnul lainnya. Biar dalam proses mutasi, Baperjakat berperan, ” kata Khusnul pada wartawan, Minggu (14/7/2019) .

Khusnul menerangkan, sebelum tempati tempat yg saat ini, dia adalah Lurah Sebani. Pada mutasi yg dikerjakan pada 29 April lalu, dia di letakkan di tempat baru jadi Lurah Panggungrejo. Tetapi proses mutasi dihentikan sebab pemkot didapati tidak punyai saran dari Pemprov Ja-tim serta gak punyai izin dari Kemendagri. Pemkot setelah itu kerjakan mutasi lagi pada 16 Mei, sesudah penuhi mekanisme serta syarat-syarat.

” Waktu mutasi ke-2 pada 16 Mei, tempat saya berubah berubah menjadi Kasi Sarpras Kecamatan Bugulkidul. Saya begitu terkejut. Wong pelantikan saya jadi Lurah Panggungrejo dalam pelantikan awal mulanya belum diurungkan dengan sah, ” jelasnya.

Terkecuali itu, Khusnul rasakan tidak-pas sebab dari bagian kepangkatan, dia seyogyanya gak tempati tempat Kasi Sarpras Kecamatan.

” Sekcam saya dibawah saya pangkatnya III/d, saya IV/a. Sama juga dengan camat cuma beda saat pekerjaan. Substitusi tempat saya jadi Lurah di Panggung itu Pak Hermanto, pangkatnya III/c, ” jelasnya.

Khusnul menyangka ada tarik-menarik kebutuhan politik dalam mutasi. ” Herman itu, yg tempati tempat yg semestinya saya menempati di mutasi pertama (yg diurungkan) itu saudara iparnya Ketua DPRD. Ia menelpon saya sebelum mutasi, memberi kabar kalaupun ia dapat tempati tempat Lurah Panggungrejo. Ini kayaknya ada konspirasi politik. Namun untuk saya silahkan kebutuhan politik, namun jangan korbankan ASN, ” keluhnya.

Rasakan diperlakukan gak adil, Khusnul mengakui udah kerjakan konfirmasi ke Baperjakat. Dia kerjakan konfirmasi ke BKD. Tetapi dia mengakui gak mendapat jawaban menyenangkan.

” Saya konfirmasi ke Baperjakat, Pak Sekda mengatakan ‘mohon maaf saya memang diberitahu kalaupun ada mutasi namun soal peletakan serta perubahan saya tidak dibawa omong’. Nah bermakna kegunaan Baperjakat tidak ada, ” jelasnya.

ASN yg sempat pula tempati tempat di DLH, hinga Dinas PU ini mengatakan apabila basic peletakan sebab prestasi, Khusnul siap diperbandingkan. ” Saya awal mulanya dikasih pekerjaan penambahan, tidak cuman Lurah Sebani definitif, Plt Lurah Gentong. Apakah itu tidak dipandang prestasi, ” tukasnya.

Kuasa Hukum Khusnul Khotimah, Suryono Pane menyampaikan faksinya udah melayangkan surat keberatan pada Plt Wali Kota Raharto Teno Prasetyo pada Jumat (12/7) . Apabila saat 10 hari kerja gak mendapatkan jawaban, faksinya dapat bawa ke PTUN.

” Dari dokumen yg kita bisa serta kita ulas, mulai mutasi 29 April atau 16 Mei, tampil tata urus organisasi Pemkot Pasuruan carut marut, lebih baik dari (organisasi) takmir masjid, ” kata Suryono.

Dia mengakui tengah memahami dukumen yg ada. Dapat saja ada bagian pidana dalam mutasi itu.

” Sedang kita ulas di antara mutasi pertama yg ilegal, yg belumlah ada izin dari Kemendagri dengan mutasi ke-2, apa tempat client saya ini berganti ataukah tidak, yg sebelumnya jadi Lurah Panggungrejo ke Kasi Sarpras. Kita sedang mengupayakan mendapat surat dari kemendagri itu, ” jelasnya.

Semata-mata info, sejumlah 146 petinggi struktural serta fungsional Pemkot Pasuruan dilantik pada 29 April. Tetapi, proses ini dihentikan sebab Pemkot waktu itu gak punyai saran dari Pemprov Ja-tim serta gak punyai izin dari Kemendagri.

Proses pelantikan setelah itu ulangi pada 16 Mei 2019. Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, saat itu mengatakan, apabila pelantikan lagi sudah penuhi tata teknik serta mekanisme yg dipastikan.

About admin