Home / Berita Umum / Gadis 15 Tahun Disuruh Bekerja Pencabulan Pelaku Kini Ditangkap Polisi DIY

Gadis 15 Tahun Disuruh Bekerja Pencabulan Pelaku Kini Ditangkap Polisi DIY

Gadis 15 Tahun Disuruh Bekerja Pencabulan Pelaku Kini Ditangkap Polisi DIY – Polda DIY sukses membeberkan perdagangan orang (human trafficking) berkedok salon massage serta spa di Jalan Mulungan Kulon, Sendangadi, Mlati, Sleman. Salon itu memperdagangkan anak dibawah usia, lebih-lebih buat melayani tamu lelaki.

Pengungkapan perdagangan orang itu bermula dari laporan warga. ” Dari laporan itu kami tindaklanjuti dengan melaksanakan operasi di salon itu pada Sabtu (14/10/2017) malam serta laporan itu benar, ” kata Direktur Reserse serta Kejahatan Umum (Dir Reskrimun) Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo selagi titel ungkap masalah di Mapolda DIY, Selasa (17/10/2017) .

Hadi Utomo memaparkan masalah itu bermula selagi korban AKW (15) , seseorang cewek warga Yogyakarta, pergi dari tempat tinggalnya tanpa ada pamit pada orang tuanya, 24 Juli 2017 serta berjumpa dengan HRY (33) , warga Durenan Tejo, Triharjo, Sleman yg punya usaha salon massage serta spa di Mulungan, Sendangadi, Mlati.

HRY menawari AKW bekerja di salonnya menjadi tukang pijat serta creambath. AKW terima tawaran itu, lebih-lebih pekerjaan itu sanggup dijalankan saat malam hari, jadi AKW masihlah sanggup sekolah saat pagi harinya. Tapi, dalam praktiknya, HRY malah tawarkan AKW pada tamu lelaki. Tarifnya Rp160. 000, tapi AKY cuma di beri jatah Rp10. 000.

” HRY memohon AKW melaksanakan perbuatan cabul pada tamunya. Apabila korban tak mau, HRY memarahinya, ” tukasnya.

Menurut Hadi, menjadi tindak lanjut dari penangkapan HRY serta pengembangan perkara itu, tidak cuman memohon info saksi-saksi, petugas juga melaksanakan visum kepada AKW di RS Bhayangkara Polda DIY. Akhirnya di ketahui alat vital AKW udah rusak.

” Atas kelakuannya itu, HRY dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 2 UU No 21/2007 terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) juga Pasal 83 serta 88 UU No 35/2014 terkait Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman optimal 15 th., ” tuturnya.

HRY tdk memberikannya komentar bab masalah itu. ” HRY kami tahan di Mapolda DIY, ” kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto.

About admin