Home / Berita Umum / Sekjen Masyarakat Adat Kecewa Jokowi Tak Penuhi Komitmen Nawacita

Sekjen Masyarakat Adat Kecewa Jokowi Tak Penuhi Komitmen Nawacita

Sekjen Masyarakat Adat Kecewa Jokowi Tak Penuhi Komitmen Nawacita – Sekretaris Jenderal Aliansi Penduduk Kebiasaan Nusantara (AMAN), Rukka Sombolinggi sedih dengan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang tidak tegas dalam penuhi enam prinsip nawacita pada penduduk kebiasaan.

“Dari enam nawacita, tidak ada satupun yang tercukupi,” tutur Rukka saat didapati di Bilangan Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2018).

Bahkan juga, Perancangan Undang-Undang Penduduk Kebiasaan yang termasuk juga point ke-3 dalam prinsip nawacita, sampai ini hari masih tetap menggantung sebab terhalang Rincian Inventaris Permasalahan (DIM) yang belumlah tuntas.

Walau sebenarnya, menurut Rukka, saat Nawacita itu diinisiasi oleh Jokowi pada tahun 2014, dianya berserta penduduk kebiasaan yang lain menyimpan keinginan besar. Jokowi juga dipandang seperti figur yang dapat memperantai jurang pada penduduk kebiasaan serta negara.

“Saat empat tahun pemerintahan Presiden Jokowi, pemerintah pusat semakin banyak reaktif dalam menanggapi rumor penduduk kebiasaan. Pemerintah baru bersuara waktu rumor itu telah mengemuka,” sambungnya.

Ditambah lagi Rukka menuturkan, terjadi 152 masalah perampasan lokasi kebiasaan yang menyebabkan 262 masyarakat kebiasaan dikriminalisasi saat empat tahun kepemimpinan Jokowi.

“Jokowi dapat dibuktikan tidak penuhi janji. Jokowi mesti lakukan tindakan-tindakan yang dapat membuat kami meyakini serta ia tidak membohongi kami kembali,” katanya.

Meskipun begitu, Rukka masih mengapresiasi kebijaksanaan Jokowi dalam mengambil keputusan rimba kebiasaan seluas 27.970.61 hektar buat 21 komune kebiasaan.

“Hanya satu prestasi Jokowi-Jusuf Kalla yang bisa tampak ialah terdapatnya penentuan rimba kebiasaan,” katanya.

About admin