Home / Uncategorized / Penemuan Singa Raksasa yang Hidup di Sabana 23 Juta Tahun Lalu

Penemuan Singa Raksasa yang Hidup di Sabana 23 Juta Tahun Lalu

Penemuan Singa Raksasa yang Hidup di Sabana 23 Juta Tahun Lalu  РPakar paleontologi yg kerja di Kenya mengungkap dalam hari Kamis (18/04), kalau mereka mendapatkan nenek moyang vs raksasa dari singa, yg hidup di sabana 23 juta tahun yang silam. Spesies yg baru diketemukan ini mempunyai berat sampai 1.500 kilo-gram.

Ilmuwan Matthew Borths, dari Kampus Duke and Kampus Ohio, serta Nancy Stevens, pun dari Kampus Ohio, menginformasikan penemuan rahang bawah, gigi, serta tulang-tulang yang lain dari Simbakubwa kutokaafrika dalam Jurnal Paleontologi Vertebrata.

“Berdasar pada giginya yg besar, Simbakubwa merupakan hiper-karnivora privat yg tambah besar dari singa moderen serta mungkin tambah besar dari beruang kutub,” kata Borths.

Pasangan itu memaparkan kalau nama ilmiah binatang itu datang dari bahasa Swahili buat “singa besar Afrika”.

“Hewan itu dengan cara subtansial tambah besar ketimbang karnivora terestrial moderen Afrika,” tuliskan Borths serta Stevens.

Simbakubwa hidup saat masa Miosen awal, jaman penting untuk beberapa periset menyelidik leluhur. Masa Miosen merupakan sewaktu kera pertama mulai menapak di bumi, serta sewaktu mamalia mulai terbuat.

Tulang-tulang itu diketemukan sejumlah dekade lantas di situs penggalian Jembatan Meswa di Kenya barat. Tapi, kala itu tulang dikira merupakan punya hewan purba lainnya.

About admin