Home / Berita Umum / Paranormal Palsu di Depok yang Ngaku Bisa Lipatgandakan Uang Ditangkap Polisi

Paranormal Palsu di Depok yang Ngaku Bisa Lipatgandakan Uang Ditangkap Polisi

Paranormal Palsu di Depok yang Ngaku Bisa Lipatgandakan Uang Ditangkap Polisi – Polisi tangkap Zakhy Mustafa (25) atas pendapat penipuan pada seseorang penduduk di Depok. Zhakhy menipu korban dengan berpura-pura jadi paranormal.

” Terlapor untuk memberikan keyakinan pelapor pura-pura jadi paranormal serta dapat melipatgandakan uang, ” kata Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus dalam info terdaftar, Senin (4/2/2019) .

Seseorang korban alami kerugian kurang lebih Rp 50 juta. Penipuan dimulai kala korban memohon pertolongan pemeran atas problem rumah tangganya.

” Pokok pembicaraan itu korban memohon pertolongan pada pemeran perihal problem keluarga korban supaya rumah tangganya tentram, ” ujarnya.

Terkecuali itu, korban pun memohon pertolongan biar tempat tinggalnya cepat laris terjual. Zakhy lantas memohon beberapa ketentuan pada korban berbentuk koleksi mata uang asing berbentuk dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, dolar Hong Kong, serta ringgit.

Korban lantas menyerahkan beberapa uang. Korban pun dijanjikan uang yg diantar itu akan berkali-lipat ganda.

” Pelapor udah memberi uang SGD 2. 300, HKD 400, ringgit 350, pun mentransfer uang tunai Rp 25. 500. 000 pun cincin emas putih. Ini semua atas keinginan terlapor dengan faktor terlapor kelak uang atau barang itu akan dikembalikan pada pelapor dengan berkali-lipat ganda, ” papar Firdaus.

Seiring berjalannya waktu, rumah korban gak kunjung laris. Zakhy lantas menghilang dan senantiasa menghindar kala coba dihubungi.

” Selanjutnya sebab korban terasa ditipu oleh pemeran, kerugian kira-kira capai Rp 50 juta, sampai selanjutnya korban memberikan laporan peristiwa itu ke Polsek Sukmajaya, ” papar Firdaus.

Pemeran diamankan Jumat (1/2) . Polisi mengambil barang untuk bukti berbentuk satu tas pinggang warna hitam, satu unit HP, beberapa mata uang asing, kertas aluminium. Pemeran dipakai kasus 378 KUHPidana juncto Kasus 372 KUHPidana berkenaan penipuan serta penggelapan.

About admin