Home / Berita Umum / Membuang Sampah Asal-Asalan Akan Di Denda Peraturan Di Keluarkan Jakarta Pusat

Membuang Sampah Asal-Asalan Akan Di Denda Peraturan Di Keluarkan Jakarta Pusat

Membuang Sampah Asal-Asalan Akan Di Denda Peraturan Di Keluarkan Jakarta Pusat – Seseorang pria tertangkap camera serta berubah menjadi viral selesai buang sampah ke kali di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pemerintah Propinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingatkan ada perbuatan tegas berwujud denda sampai Rp 500 ribu apabila buang sampah asal-asalan.

” Sanksinya dapat digunakan denda, berwujud bentuk uang atau sangsi bila tertangkap tangan dapat sangsi sosial. Dapat diperintah bersihkan atau memungut sampah. Maksimum denda itu Rp 500 ribu, ” kata Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Djafar Muchlisin kala dihubungi, Kamis (31/1/2019) malam.

Djafar memaparkan peraturan perihal sangsi untuk pembuang sampah asal-asalan ada di Ketetapan Daerah (Perda) Nomer 3 Tahun 2013 terkait Pengurusan Sampah. Pihaknya menyatakan senantiasa mengerjakan pemasyarakatan peraturan itu terhadap warga.

” Itu kan dari 2013 udah dijalankan, udah cukuplah lama. Pemasyarakatan, termasuk juga saat ini bila menyaksikan OTT (operasi tangkap tangan) itu kan kerap kita mengerjakan di CFD (car free day) , di Jalan Sudirman-MH Thamrin. Jadi kita membuka posko disana, ” ujar Djafar.

Djafar mengemukakan peraturan itu gak cuma mengarah penduduk, tetapi ikut tubuh upaya atau perusahaan. Pihaknya bakal bertindak tegas tiap-tiap pelanggaran yg ada.

” (Penyidikan) termasuk juga warga, tubuh upaya, tak bisa buang sampah asal-asalan, ” ucapnya. Awal kalinya, Dinas LH udah bertindak tegas pemeran pembuangan sampah ke kali di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Lantaran tak miliki uang sebesar Rp 500 ribu, pemeran selanjutnya membayar denda sejumlah Rp 300 ribu.

” Lantaran saudara MS tak miliki uang yg cukuplah buat membayar denda. Karena itu saudara MS cuma bisa membayar denda beberapa Rp 300 ribu. Yg manakah denda itu bakal disetorkan ke kas daerah lewat Bank DKI. Saudara MS janji tak kan mengulang-ulang kembali tingkah lakunya, ” kata Kepala Sektor Pengawasan serta Penyusunan Hukum (PPH) Dinas LH, Mudarisin lewat info tertulisnya, Kamis (31/1) .

About admin