Home / Berita Umum / Kurir Narkoba Coba Kabur Sampai Tabrak Polisi

Kurir Narkoba Coba Kabur Sampai Tabrak Polisi

Kurir Narkoba Coba Kabur Sampai Tabrak Polisi – Kasatreskoba Polres Blitar Kota AKP Huwahila Wahyu Nuha ditabrak Farid Dewantoro (FD), seseorang kurir narkoba.

Farid betul-betul nekat. Tahu akan diamankan polisi, dia justru melawan.

Farid yang disebut kurir barang haram itu diringkus anggota Unit Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Blitar Kota pada Selasa (24/7).

Dia diamankan saat akan bertransaksi dengan pelanggannya. Dalam drama penangkapan itu, polisi memerlukan perjuangan keras.

Karena, pria berumur 27 tahun itu nekat menabrakkan sepeda motornya ke AKP Huwa. Untung, Huwa cuma alami luka lecet.

”Saat akan kami tangkap, dia (terduga) berupaya kabur. Kami secara langsung kejar, ” papar Huwa.

Dia menuturkan, terduga kabur dengan memakai sepeda motor. Huwa serta anggotanya juga secara langsung menguber.

Akan tetapi, waktu dihadang, Farid justru meningkatkan motornya sampai pada akhirnya menabrak Huwa yang waktu itu memimpin penangkapan.

”Ditabrak sampai tangan saya terluka ini, ” katanya.

Akan tetapi, sesudah menabrak polisi, Farid jatuh dari sepeda motor serta tidak berkapasitas. Polisi juga secara langsung membekuknya.

”Kami lantas bawa serta aktor serta BB (tanda bukti) ke polres buat kami check selanjutnya, ” papar perwira berpangkat tiga balok di bahu itu.

Dari tangan Farid, polisi mengambil alih beberapa tanda bukti. Salah satunya, 0, 34 gr SS yang dibungkus plastik klip ; 1 hp ; 5 sedotan ; serta 1 bong sebutan lain alat isap SS. Farid dijaring masalah 112 UU Nomer 35 Tahun 2009 mengenai Narkotika.

”Ancaman hukumannya sangat lama 15 tahun penjara, ” terangnya.

Penangkapan pada Farid adalah usaha penyelidikan serta peningkatan beberapa masalah peredaran SS di lokasi Blitar. Farid telah masuk dalam tujuan operasi (TO) polisi.

”Tersangka ini TO kami. Telah lama kami bidik, tetapi sukses lolos selalu, ” tutur polisi berperawakan tinggi itu.

Sepanjang beberapa minggu menyelidik serta menghimpun info, pada akhirnya satreskoba kantongi kehadiran Farid yang badannya bertato itu.

Waktu itu, polisi juga mendapatkan info jika terduga kerap bertransaksi di lokasi Kecamatan Sananwetan. Polisi lalu mengatur taktik untuk tangkap kurir sekaligus juga pemakai itu.

Selang beberapa waktu, polisi mendapatkan info jika Farid tengah bertransaksi di Jalan Karimata, Kecamatan Sananwetan. Anggota juga bergegas ke TKP serta menangkapnya.

”Setelah kami kembangkan, terduga ini tidak ingin mengakui dari tempat mana SS didapat. Akan tetapi, kami selalu dalami untuk tujuan selanjutnya, ” tuturnya.

About admin