Home / Berita Umum / Kejari Tanjungpinang Menahan Ke 6 Anggota Polres Akibat Menjual Sabu

Kejari Tanjungpinang Menahan Ke 6 Anggota Polres Akibat Menjual Sabu

Kejari Tanjungpinang Menahan Ke 6 Anggota Polres Akibat Menjual Sabu – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang pada akhirnya menahan enam oknum Polres Bintan serta satu warga sipil penjual tanda untuk bukti hasil tangkapan sabu 16 kg, Selasa (17/10/2017) . Mengenai tujuh tersangka yaitu bekas Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Desta Pengamatan, oknum anggota Satnarkoba Polres Bintan yakni Abdul Kadir, Tomi Andriadi, Joko Arifyanto, Kurniawan Tambunan, serta Windra Wijaya, serta seseorang warga sipil Dwi Suprianto.

Waktu ini ke tujuh tersangka masih tetap dicek oleh penyidik Kejari. Penahanan pada ke tujuh tersangka manfaat lengkapi berkas perkaranya supaya berkas perkaranya lekas dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang buat disidangkan.

Ke tujuh aktor jual tanda untuk bukti sabu hasil tangkapan Satnarkoba Polres Bintan dari tangan dua aktor Suiri (40) serta Ahmad Yani dengan kata lain Yoyok (29) di Hotel Comport, KM 10, Kota Tanjungpinang, Jumat 18 Maret 2017 saat lalu.

” Sebelum saat ditahan, kita cek dahulu, apakah dari pihak kepolisian ada penangguhan penahanan, ” kata Kepala Kejari Tanjungpinang Herry Ahmad Pribadi di kantor Kejari Tanjungpinang.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tanjungpinang Supardi mengimbuhkan hingga waktu ini masih tetap melaksanakan pengecekan.
Dia menjelaskan, sesudah dijalankan pengecekan, selanjutnya dapat menambahkan penahanan terhadap ke tujuh tersangka. ” Ada tujuh orang yang diserahkan, termasuk juga bekas Kasat Narkobanya, ” kata Supardi.

Didapati, dari tangan aktor Suiri serta Yoyok polisi sukses mengamankan tanda untuk bukti jumlah 21 paket besar narkotika di isi sabu dengan berat 16, 5 kg (kg) serta dua paket ekstasi 495 butir warna biru serta 510 butir warna jingga, Toyota Yaris warna putih bernopol BP 1816 YT, dua koper semasing di isi satu koper di isi 11 paket serta satu 10 paket, juga dua unit mobile phone.

About editor