Home / Berita Umum / Ingin Untung Besar, Pengedar Ini Oplos Sabu dengan Pecahan Kaca

Ingin Untung Besar, Pengedar Ini Oplos Sabu dengan Pecahan Kaca

Ingin Untung Besar, Pengedar Ini Oplos Sabu dengan Pecahan Kaca – Polisi mengamankan Fahrul (54), seseorang pengedar sabu di Surabaya. Perbedaannya dengan pengedar biasanya, pria ini mengedarkan sabunya bercampur remahan kaca.

Fahrul digerebek waktu menakar sabu di tempat tinggalnya di Jalan Keputran Kejambon, Kelurahan Keputran pada Kamis (30/8).

Kapolsek Tegalsari Kompol David Trio Prasojo menuturkan Fahrul rupanya udah lama dibidik oleh polisi.

” Terduga mulai sejak awal memang kami curigai sebab dari laporan, ada transaksi narkoba lumayan besar disana. Waktu kami periksa di tempat tinggalnya di lantai dua, kami dapatkan terduga tengah kerjakan penimbangan. Keseluruhan sabu yg kami amankan sebesar 27, 9 gr, ” kata David di Mapolsek Tegalsari, Jumat (7/9/2018).

Tidak cuma itu, polisi juga temukan barang untuk bukti berbentuk remahan kaca yg udah lembut. ” Waktu kami periksa di lantai dua ada penemuan unik. Ada beling atau remahan kaca menjadi gabungan (sabu,), ” papar David.

Menurut David, terduga mengakui mengkombinasikan sabu dengan remahan kaca ialah satu diantaranya motif FA untuk memperoleh keuntungan.

” Kami masihlah dalami. Itu untuk kurangi ukuran yg tentunya. Satu diantaranya untuk memperoleh keuntungan. Motifnya ialah ekonomi, ” papar David.

David juga mengatakan terduga biasa mengedarkan sabu produksinya ke Surabaya serta Sidoarjo. ” Untuk tujuan penjualan di semua golongan ia layani. Terduga juga mengakui baru dua tahun mengedarkan sabu-sabu. Namun mustahil, kami masihlah dalamin, ” imbuhnya.

Disamping itu, Fahrul mengakui mengedarkan sabu untuk penuhi keperluan ekonomi keluarganya. ” Dari pernyataan terduga, ia mengedarkan sabu-sabu untuk penuhi keperluan ekonomi keluarga serta keperluan sekolah anaknya. Sebab keluarga cuma berjualan nasi, ” jelas David.

Dari tangan Fahrul, petugas mengamankan uang sebesar Rp 2, 9 juta, sebuah handphone serta alat ukur. FA dapat dijaring dengan klausal 114 (2) serta ayat 112 (2) UU RI No 35 tahun 2009 terkait narkotika dengan ancaman hukuman minimum 5 tahun penjara.

About admin