Home / Berita Umum / Dua Orang Ditangkap Polisi Karena Didapati Usai Bertransaksi Beli Sabu

Dua Orang Ditangkap Polisi Karena Didapati Usai Bertransaksi Beli Sabu

Dua Orang Ditangkap Polisi Karena Didapati Usai Bertransaksi Beli Sabu – Urung berpesta sabu, EH (26) pekerja swasta dan AS (26) mahasiswa asal Kabupaten Banjarnegara keburu dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga. Mereka didapati usai bertransaksi beli sabu dan tengah ambil barang itu di pinggir jalan depan SMAN 1 Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga.

Diterangkan saat konferensi pers Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, Rabu (16/5), keduanya bisa dibuktikan membawa satu paket diduga narkotika tipe methamphetamine (sabu) seberat 0, 44 gr. Paket itu disamarkan dengan dibungkus tisu dibalut dalam plastik.

EH dan AS punyai cerita jadi penyalahguna psikotropika. Mereka kecanduan obat batuk yang mempunyai kandungan Dekstromethorpan dan obat penenang.

AS lantas, mulai ketahui sabu pada awal April 2018. Saat itu ia peroleh sabu dengan gratis dari partnernya. Waktu inginkan cobalah lagi, AS mesti beli.

Pernyataan AS, ia pertama kalinya beli sabu dari penjual di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Ia beli 1 gr sabu seharga Rp 1, 2 juta. Tengah EH baru akan cobalah sabu tapi keburu tertangkap.

Kepala BNNK Purbalingga, Istantiyono mengatakan posisi penangkapan keduanya, berawal dari kesangsian warga yang kuatir ruas jalan raya Panican Kemangkon Kabupaten Purbalingga seringkali jadi lokasi transaksi narkoba. Menindaklanjuti kesangsian itu, petugas BNN kerjakan pengintaian. Didapati lantas dua pemuda di pinggir jalan depan SMA N 1 Kemangkon tengah mondar-mandir dengan tindak tanduk mencurigakan.

” Kami peroleh satu paket sabu saat penggeledahan ” katanya, Rabu (16/5).

Kasi Pemberantasan BNNK Purbalingga, Kompol Budiyanto menerangkan sepaket sabu dipesan oleh keduanya pada operator penjual sabu. Mereka lantas mentransfer sebagian uang untuk peroleh barang. Setelah transferan uang masuk ke rekening penjual, paket sabu dikirim ke tempat yang telah di setujui.

BNN tengah bekerja bersama dengan pihak terkait untuk kenali cerita transaksi dalam rekening. Pihaknya juga tengah berupaya mengejar operator yang siapkan barang haram itu.

” Keduanya belum juga sempat juga pakai sabu itu karna tertangkap duluan. Informasi yang kami dapat, yang mahasiswa mengaku sudah 2 x pakai. Apabila partnernya, pengakuannya baru diajak saat itu, ” katanya.

AS dan EH dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 th. 2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 KUHP.

About admin