Home / Berita Umum / Diduga Pesawat Ringan Jatuh Dan Menabrak Pagar Kawat

Diduga Pesawat Ringan Jatuh Dan Menabrak Pagar Kawat

Diduga Pesawat Ringan Jatuh Dan Menabrak Pagar Kawat – Pesawat enteng jatuh serta terbakar kala mengerjakan aktivitas terjun payung di lokasi Oahu, Hawaii, Amerika Serikat (AS) . Sembilan orang meninggal dalam kejadian nahas ini.

laporan Departemen Transportasi Hawaii mengatakan jika pesawat type King Air mesin ganda itu jatuh di dekat Lapangan Udara Dillingham pada Jumat (21/6) malam waktu ditempat. Departemen Transportasi Hawaii menyebutkan tak ada korban selamat dalam kejadian ini.

Yang menimbulkan jatuhnya pesawat enteng ini belum didapati pastinya.

Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Honolulu, Manuel P Neves, mengatakan jika pesawat enteng yang bawa 9 orang itu melakukan rekreasi terjun payung kala kejadian ini berlangsung. Disaat petugas pemadam kebakaran datang di area, pesawat dalam kondisi terbakar hebat. Petugas dengan lekas mematikan api.

Beberapa saksi mata, ucap Neves, mengatakan jika pesawat terbang rendah sebelum terjatuh serta menabrak pagar kawat, menjauhi landasan yang ada pada kompleks lapangan udara ditempat.

” Ini sebagai kejadian jatuhnya pesawat paling ironis yang kami menemukan. Kami sempat merasakan (kejadian) beberapa helikopter punya militer, tetapi ini satu pesawat sipil yang jatuh serta dengan banyak orang-orang di dalamnya, ” ujar Neves terhadap media lokal, KGMB.

Beberapa nama korban belum dikeluarkan ke publik. Neves menyebutkan jika beberapa bagian keluarga korban ada pada lapangan udara kala kecelakaan ini berlangsung.

” Saya ikuti dengan erat kemajuan ironis dari Lapangan Udara Dillingham ini malam. Sekarang, ingatan serta doa kami ada bersama-sama faksi keluarga serta kawan-kawan korban, ” tuliskan Wali Kota Honolulu, Kirk Caldwell, lewat account Twitter-nya.

Otoritas Penerbangan Federal AS atau FAA bakal pimpin pengumpulan bukti-bukti atas kejadian ini.

Didapati jika Lapangan Udara Dillingham sebagai lapangan terbang umum yang dioperasikan oleh Departemen Transportasi Hawaii, dengan menyewanya saat 25 tahun dari militer AS. Otoritas negara sisi Hawaii menyewa beberapa ruangan lapangan udara itu buat dioperasikan untuk kegiatan terjun payung serta paralayang.

About penulis77