Home / Berita Umum / Anak Sapi di Jombang Ini Punyai 3 Mata dan 2 Hidung

Anak Sapi di Jombang Ini Punyai 3 Mata dan 2 Hidung

Anak Sapi di Jombang Ini Punyai 3 Mata dan 2 Hidung – Seekor anak sapi di Jombang lahir dengan keadaan fisik yang unik. Anak sapi ini punya 3 mata serta 2 hidung. Seperti apa?

Anak sapi ini punya pasangan suami istri Slamet (30) serta Misni (31), masyarakat Dusun Blimbing, Desa Karangan, Kecamatan Bersama, Jombang.

Sepintas sisi hidung anakan sapi perah ini tampak normal. Apabila dilihat lebih jeli, ada 4 lubang pernapasan pada hidung anak sapi berbulu hitam-putih itu.

Kelainan sangat mencolok ialah pada mata sapi. Apabila sapi normal punya 2 mata, sapi ini terlahir dengan 3 mata. Mata ke tiga terdapat pas pada bagian jidat sapi. Tempat mata ini tak horisontal, tetapi vertikal.

Misni mengemukakan, anakan sapi abnormal ini lahir seminggu yang waktu lalu. Menurutnya, indukan sapi sudah kedua kalinya melahirkan. Akan tetapi, anakan sapi yang lahir pertama dalam keadaan normal.

“Kala lahir, kepalanya keluar duluan disangka suami saya tempatnya miring. Dimasukkan kembali oleh suami saya. Nyatanya matanya ada tiga, hidungnya dua,” kata Misni terhadap wartawan di tempat tinggalnya, Selasa (26/3/2019).

Anakan sapi abnormal ini adalah sapi ke 10 punya Slamet serta Misni. Tidak hanya lahir dengan keadaan gak biasa, sapi barumur 1 minggu ini pun lumpuh. Misni teratur memberikan minum susu serta mengeceknya anakan sapi ini ke dokter hewan.

“Kata dokter dapat berdiri cuman kontinyu, gak dapat langsung,” tangkisnya.

Meskipun punya fisik yang langka, Misni gak bermaksud jual anakan sapi itu. “Jika sehat saya rawat sendiri, tidaklah ada gagasan dipasarkan, kata suami kasihan,” terangnya.

Kepala Seksi Mencegah serta Pemberantasan Penyakit Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Jombang drh Azis Dariyanto menerangkan, sapi lahir dengan 3 mata serta 2 hidung adalah masalah yang langka. Menurutnya, kelainan fisik pada sapi ini berlangsung gara-gara kegagalan pembuahan janin sapi.

“Saya sangka kala pembuahan peluang bakal kembar, dalam perjalannya kembar gak prima. Hingga janin yang bertahan, tumbuh abnormal,” pungkasnya.

About admin