Home / Berita Umum / 2 Balita di Batam Jadi Korban Penyekapan dan Penyiksaan Pamannya

2 Balita di Batam Jadi Korban Penyekapan dan Penyiksaan Pamannya

2 Balita di Batam Jadi Korban Penyekapan dan Penyiksaan Pamannya – Suryanto Bin Muhak (45 thn) terpaksa sekali punya urusan dengan kepolisian sebab menyekap serta menyiksa keponakannya. 2 keponakannya adalah anak dari kakak kandungnya serta usia anaknya itu tetap 4, 5 serta 3, 5 tahun.

Pengungkapan tindak kejahatan itu berasal dari Ketua RT 10, Junaidi, yg sangsi dengan rumah di Perumahan Centre Park Residence, Kecamatan Batuaji, Batam. Junaidi memberikan laporan keragua-raguan itu ke polisi sebab kerap dengar nada anak kecil menangis.

Polisi terus ada serta menyaksikan rumah itu. Benar saja, diketemukan 2 anak kecil di dapur yg beralas tanah. Situasi anak kecil itu sangatlah miris, busananya kotor serta di sekujur tubuhnya dipenuhi luka lebam, luka gores serta luka benda tumpul gara-gara perbuatan sang paman.

” Untung ke dua bocah diketemukan dalam situasi selamat, walaupun kala diketemukan dalam situasi mengenakan pakaian kotor serta lemas gara-gara tak dikasih makan oleh paman korban, ” kata Kapolresta Barelang Kombes Hengki, kala jumpa wartawan di kantornya, Batam, Senin (27/8/2018).

Hengki memaparkan, 2 balita itu adalah anak pasangan M Taher serta Aisyah. Taher menitipkan anaknya ke Suryanto, sebab bakal bekerja di Timor Leste dengan istrinya. Tiap-tiap bulan nya sang paman dikasihkan Rp 2, 6 juta buat menjaga 2 keponakannya.

” Sepanjang 1 tahun dikirimin uang sebesar Rp 2, 6 juta tiap-tiap bulannya, tetapi tak dipakai mengelola ke dua bocah itu. Bahkan juga paman korban tega menelantarkan serta menyekap di belakang dapur berlantai tanah, ” jelas Hengki.

Dari area tempat penyekapan ke dua bocah diketemukan beberapa gagang sapu patah yg dikira dimanfaatkan pemeran memukul ke dua korban. Sang paman mengakui tega mengerjakan penelantaran serta penyekapan berkat istrinya alami kecelakaan serta tak dapat bekerja hingga pemeran kuatir serta kebingungan buat mengelola istri serta ke dua keponakannya.

” Istri saya alami kecelakaan serta tak dapat bekerja, dan saya tugasnya serabutan, kadangkala ada serta untuk tidak diselesaikan serta mengharapkan dari kiriman abang di Timor Leste itu saja seluruhnya, ” kata Suryanto di area yg sama.

Gara-gara tingkah lakunya Suryanto dijaring clausal berlapis dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

About admin